Sejarah BPBD Kab.Tasikmalaya


Kabupaten Tasikmalaya secara geografis terletak di antara 7º02’ dan 7º50’ Lintang Selatan serta 109º97’ dan 108º25’ Bujur Timur, dengan batas-batas wilayah :

Sebelah Utara : Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya

Sebelah Timur : Kabupaten Ciamis

Sebelah Selatan : Samudra Indonesia

Sebelah Barat : Kabupaten Garut

Kondisi alam tersebut serta adanya keanekaragaman penduduk menyebabkan timbulnya risiko terjadinya bencana alam, bencana ulah manusia dan kedaruratan kompleks. Pada umumnya risiko bencana alam meliputi bencana akibat faktor geologi (gempabumi, tsunami dan letusan gunung api), bencana akibat hydrometeorologi (banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan), bencana akibat faktor biologi (wabah penyakit manusia, penyakit tanaman/ternak, hama tanaman) serta kegagalan teknologi (kecelakan industri, kecelakaan transportasi, radiasi nuklir, pencemaran bahan kimia). Bencana akibat ulah manusia terkait dengan konflik antar manusia akibat perebutan sumberdaya yang terbatas, alasan ideologi, religius serta politik.

Kompleksitas dari permasalahan bencana tersebut memerlukan suatu penataan atau perencanaan yang matang dalam penanggulangannya, sehingga dapat dilaksanakan secara terarah dan terpadu. Penanggulangan yang dilakukan selama ini Penanganan penanggulangan bencana alam di Wilayah Tasikmalaya, sebelum berdirinaya BPBD Kabupateb Tasikamlaya ditangani oleh satkorlak di bawah asisten I.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2011 tentang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya didirikan dengan tugas pokok dan fungsi penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, serta turut berperan serta dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.

Polling



Hasil

Statistik Pengunjung


Pengunjung Hari ini : 34
Pengunjung Bulan ini : 45
Total Pengunjung : 56


Copyright © Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya 2014