bpbd.tasikmalayakab.go.id, Singaparna - Jalan desa penghubung 2 Kecamatan yakni Desa Pusparahayu (Kecamatan Puspahiang) dan Desa Cikalong (Kecamatan Sodonghilir) tertutup material longsor hingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun 4. Longsor dengan volume panjang 4 meter dan ketebalan 2 meter dan ketinggian longsor dari mahkota longsor yang mencapai 5 meter itu terjadi pada Kamis (6/11) sekitar pukul 14.30 WIB di Kampung Sukasari RT/RW 03/03 Desa Pusparahayu Kecamatan Puspahiang.
Longsor dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta kondisi tanah yang labil di lokasi kejadian. Dan berdampak pada akses lalu lintas masyarakat terganggu. Penggunaan jalan sementara dialihkan menuju jalur alternatif di kedusunan Sukamaju Desa Pusparahayu.
Menerima laporan tersebut, tim Pusdalops BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama dengan unsur Kecamatan Puspahiang, RPB Puspahiang dan Polres Tasikmalaya dan Masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk dilakukan pembersihan material longsor berupa tanah dan lumpur yang menutup badan jalan. Pembersihan dilakukan untuk mengantisipasi bahaya bagi pengguna jalan yang melintas. Serta dilakukan normalisasi saluran air yang tertutup material longsor.
Upaya mitigasi yang dilakukan dengan selalu mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kejadian serupa mengingat kondisi saat ini yang terus diguyur hujan. Sampai dengan pukul 19.55 WIB, pembersihan material longsor telah selesai dilakukan dan kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa kembali melalui jalur tersebut.